Beberapa hari yang lalu saya mengkuti suatu acara rohani dengan tema ” How to succeed God’d Way “
karena kebetulan saya libur kerja maka saya putuskan untuk ikut di acara tsb.
Dan yang lebih menarik perhatian saya adalah rasa ingin tahu dan hadirnya seorang tokoh
misionaris awam yang secara total menyerahkan hidupnya untuk orang-orang tlantr
dia adalah Brother Bo Sanchez dari negeri Filipina.
Pagi2 saya harus buru2 untuk ikut acara tsb dan sampailah ditempat acara, saya
melihat begitu banyak orang2 yang merindukan kasih Tuhan dan berharap dan berharap…..
Pada sesi yang petama saya merasa bersyukur ma Tuhan berkat kasihnya saya
bisa mengalami hal ini dan saya berharap saya bisa merasa seorang yang special dihadapannya.
Dan hati saya berkata syukur dan syukur bapa atas semuanya yang aku dapatkan pada saat ini.
Selanjutnya beranjak dari sesi pertama  ke sesi ke dua dan ktiga peserta yang hadir
dalam acara tsb begitu menikmati cerita2 lunak dari sang Brother Bo,
cerita2 begitu asik untuk didengar dengan humoris seorang Bo
tak lama kemudian Dia bercrita “
3orang tukang bangunan sedang membangun gedung pencakar langit pada saat
bel berbunyi tibalah waktunya untuk istirahat dan makan siang…
orang yang pertama membuka tempat makannya dan melihat menu makan siang itu
karena rasa bosan dia berkata Sarden lagi – sarden lagi….:-( dengan perasaaan jengkel dia berjanji
kalau besok menunya seperti ini saya akan terjun dari atas gedung dan mati
orang yang kedua membuka tempat makannya dan melihat menu makan siang itu
karena rasa bosan juga dia berkata Telor goreng lagi ini2….dengan perasaaan jengkel dia berjanji
kalau besok menunya seperti ini saya akan terjun dari atas gedung dan mati..

Dan terakhir dia membuka lagi menu yang terakhir dan dia berharap mudah2 ini
bukan mie goreng…ternya setelah di buka isinya adalah mie goreng
kemudian dengan perasaan kesal dia berjanji”
kalau besok menunya seperti ini saya akan terjun dari atas gedung dan mati  “

Tibalah esok harinya belpun berbunyi pertanda istirahat dan makan siang
tapi dia ingat menu hari sebelumnya dengan hati menggrutu kemudian yang pertama dia membuka
menu pertama  ternyata isinya adalah sarden maka ia pun terjun langsung dari gedung yg tinggi dan
akhirnya dia mati…
Kemudian tukang yang kedua membuka menunya dengan persaaan menggrutu dia pelahan2 membuka menunya
daaan isinya teryata adalah Telor goreng… dan akhhirnya dia pun terjun dari atas gdung
dan akhirnya mati…
Gilirang tukang ketiga dia juga dengan melihat tman2nya sudah mati dia juga berharap menu untuk dia
jangan itulagi sperti yang kemarin…dan saat dibuka ternyata adalah Mie goreng  dan dia jga terjun bebas
dari atas gedung dan akhirnya mati tamatlah riwayat ketiga tukang tsb”
Note : Setiap pagi tukang tersbt memasak makanan siang mrka sendiri dan membawa ke tmpat kerjaan.

Bgitulah kurang lebih critnya Brother Bo dengan bahasa inggrisnya.

:) maaf crita tukang diatas hanya lah seekor burung…..merpati. hmmmm…

Dari crita diatas kita kadang kita lupa bahkan tidak tahu apa yang kita inginkan seperti burung diatas.
seperti cerita diatas mrka tidak tahu yang mrka inginkan mrka tidak sadar apa yang mrka masukkan
dalam mulutnya
Semoga kita juga kita bisa memahami hal tersbut dan memasukkan Tuhan pada setiap kesempatan,
dan saya yakin bahwa Tuhan selalu hadir dihadapan kita.
Marilah kita mencari dia dan mendekatkkan diri padanya dan mencari tahu apa yang Tuhan inginkan dari qta semua
sehingga qta bisa merasakan atau menjadi  seseorang yang special dihadapan Tuhan, teman dan keluarga dan orang lain.
mudah2an ini bisa menjadi refleksi dan renungan dan berguna dalam hidup kita..
Amen……amen  n GBU all

Thank’s
Markus 22:27:00